News

Begini Kondisi Alam dan Kehidupan Masyarakat "Memedi"

 Rabu, 01 September 2021, 12:05 WITA

beritadenpasar.com

IKUTI BERITADENPASAR.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritadenpasar.com, Denpasar. 

Beberapa warga di Bali mengaku pernah masuk atau "berkunjung" ke alam "memedi" (mahluk halus). Seperti apa cerita mereka?


Beberapa responden warga sempat diwawancarai oleh penulis dan peneliti fenomena "memedi" IB. Arya Lawa Manuaba atau Gus Arya. Mereka menyebutkan mengenai situasi alam para memedi tersebut dan bentuk badan mereka. 

"Alam mereka (memedi) sama seperti di Bumi. Mereka punya keluarga, sistem masyarakat dan transportasi. Namun, dari pengakuan beberapa responden yang pernah masuk ke alam itu entah karena diculik atau tidak sengaja tersesat, mereka tidak pernah melihat matahari atau bulan. Yang ada hanya suasana langit yang remang-remang persis sandikala, dan itu berlangsung terus-menerus,"jelas Gus Arya kepada beritabali.com.

Beberapa responden, kata Gus Arya, memiliki kesamaan pengakuan, yakni suasana langit yang remang-remang bagaikan senja abadi.

Dari pengakuan responden lain, didapatkan data bahwa usia para memedi mencapai ratusan tahun. Seorang responden mengaku memiliki kawan seorang memedi yang usianya 125 tahun namun masih tampak seperti gadis belia. 

"Tak hanya itu, kaum memedi mempunyai kemampuan mistik yang menakjubkan. Mereka bisa menghilang, berubah bentuk menjadi makhluk lain, dan menyembuhkan penyakit. Di alam mereka juga ada banyak permata dan batu-batu mulia yang berkhasiat. Beberapa benda itu diberikan kepada manusia untuk menyembuhkan penyakit. Namun, khasiat batu-batu itu ada batas waktunya,"ujar Gus Arya. 


Halaman :