News

Pembacokan di Monang Maning, Polisi Buru Pelaku Utama

 Jumat, 23 Juli 2021, 19:25 WITA

beritabali/ist/Korban pembacokan di Monang Maning, Gede Budiarsana.

IKUTI BERITADENPASAR.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritadenpasar.com, Denpasar Barat. 

Peristiwa bentrok 2 kelompok di simpang Jalan Subur-Jalan Kalimutu, Tegal Harum, Monang Maning Denpasar pada Jumat 23 Juli 2021 sore cepat diatasi jajaran Polsek Denpasar Barat. 

Lima pelaku diduga dari kelompok Mata Elang diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan. Joe, salah seorang anggota Mata Elang pimpinan Beni di Jalan Gunung Patuha, Denpasar Barat ikut menjalani pemeriksaan. 


Pemuda asal Ambon yang diketahui pertama kali bertikai dengan korban Gede Budiarsana (24). Setelah diinterogasi, Joe mengaku didatangi 2 anggota ormas yang menanyakan unit motor yang baru ditarik. Namun Joe mengatakan ke korban kalau motornya mau dikembalikan, harus dibayar. 

“Waktu itu saya bilang kalau tidak ada uang bayar dikembalikan saja motornya,” ujar Joe.

Namun salah seorang ormas tidak terima dan langsung memukul Joe. Ironinya, Joe mengatakan salah seorang sepertinya mau mencabut pisau dari balik bajunya. Sehingga Joe takut dan memilih mundur. 

Sementara salah satu anggota ormas lainnya tersebut memecahkan kaca markas Mata Elang. Sehingga memicu kemarahan 7 anggota Mata Elang yang berada di dalam markas keluar termasuk pentolannya Beni. 

Aksi kejar-kejaran pun terjadi dan salah satu anggota ormas bernama Gede Budiarsana ditebas di bagian leher dan tangganya hingga putus. Korban asal Kubutambahan Buleleng ini sempat minta tolong tapi akhirnya tewas di simpang Jalan Subur dan Jalan Kalimutu.

"Di TKP juga ditemukan sajam yang dibawa korban," ungkap sumber. 

Dijelaskan sumber, dalam kasus ini sudah ada 5 anggota Mata Elang yang diperiksa. Tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah. 

“Sudah ada 5 yang diamankan di Polsek Denpasar. Pelaku utama penebasan masih diburu,” beber sumber. 

Sementara itu Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat AKP Andi Muhamad Nurul Yaqin yang dikonfirmasi enggan mengangkat via telpon saat dihubungi Jumat 23 Juli 2021 sore.

Penulis : bbn/tim